Minggu, 16 April 2017

Jangan Memaksanya untuk Bicara Jujur

27 comments

Dalam suatu hubungan sering kali ada pihak yang berbohong, dibohongi atau merasa dibohongi. Tak salah menanyakannya, tapi bila ia tetap bungkam, maka jangan memaksanya untuk bicara jujur.

Tak perlu sedih berlebihan bila kamu merasa dibohongi. Apalagi memaksanya untuk bicara jujur, karena tak mungkin dia jujur. Jadi tak perlu memaksanya untuk berkata jujur. Ketahuilah sebenarnya dia telah menghukum dirinya sendiri dengan menyembunyikan sesuatu darimu.

Mengapa dia bohong padamu? Karena dia belum mendapatkan penggantimu atau dia belum mendapat sesuatu darimu. Berhati-hatilah jangan sampai engkau termakan bujuk rayunya. Ketika ia sudah mendapatkan apa yang dia inginkan maka dia akan menghilang darimu.

Tentu saja mulutnya akan tetap bicara manis ini adalah jurus pertahanannya dan jurus andalannya. Dia tidak akan berat untuk mengatakan sumpah dan janji, sampai ia dapatkan penggantimu dan sampai ia mendapatkan apa yang ia inginkan

Tak perlu dan jangan memaksanya untuk berkata jujur karena kelak kejujuran akan terungkap dengan sendirinya. Kamu butuh bersabar menghadapi dirinya. Tidak ada yang menyalahkanmu bila pilihanmu adalah tetap bertahan untuk tetap bersamanya. Tapi persiapkan diri dan mentalmu ada kemungkinan kamu akan terus dibohongi dan akan sering sakit hati.

Kebohongan adalah cara menutupi sesuatu dari orang yang dianggap tidak boleh mengetahuinya dengan alasan maupun tanpa alasan, tapi kebanyakan karena adanya alasan, tanpa alasan untuk apa dia bohong padamu hehehe .....
Jadi simpan saja energimu jangan memaksanya untuk berkata jujur, bisa jadi dia lebih memilih untuk menggadaikan kejujurannya untuk mempertahankanmu sementara. Memilih diam, tenang dan lakukan hal yang positif agar hidupmu lebih baik dan berkwalitas biarkan dia menikmati kebohongannya. Jangan biarkan hidupmu di rongrong kecewa dan kesedihan hanya memikirkan apa yang dia sembunyikan darimu.

Morning, secangkir kopi pahit, Minggu 16 April 2017

If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It

27 komentar:

  1. ya sulit ya memang kalau tak jujur, mesti ada yang ganjel...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ganjel perut mah enak ya hehe

      Hapus
  2. Kejujuran itu mahal harganya, memang sulit tapi kalau kita mampu bersikap idealis untuk selalu jujur.. maka bayarannya adalah kepercayaan, dan kepercayaan adalah sumber rejeki bagi setiap orang yang memilikinya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. banyak yang kehilangan kepercayaan ya karenanya

      Hapus
    2. 100 buat mang maman hehehe

      Hapus
  3. Cepat atau lambat kebohongan akan terungkap jadi lebih baik jujur dari sekarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau gitu nunggu aja deh biar terungkap dengan sendirinya

      Hapus
  4. Dalam satu hubungan terutama antara pria dan wanita.. menurut aku ya harus jujur kaka.., agar bisa menghindari dosa. Ya gk usah jujur semua sih, setidaknya untuk satu pertanya'an aja kok kaka..

    Misalnya gini kaka.. Jika aku mulai menyukai seorang wanita, aku pasti tanya sama dia, kek gini mungkin tanyaku : "kamu udah punya pacar belum? atau suami? atau jangan2 udah punya cucu?" hehe..

    Kalau dia tidak mau menjawab, pelan tapi pasti aku akan meninggalkannya kaka.. yaah meski tidak memutus tali silaturahmi sih. Karena aku percaya bahwa merusak hubungan orang lain itu adzabnya sangatlah pedih. Takut akunya kaka..

    Untuk hal lain aku siap di bohongi kaka, tapi untuk yg satu itu gk bisa deh di tawar, daripada masuk neraka kan amit2 kakaa.. Bukan aku sok alim sih, tapi dosaku kan udah nyundul ke langit? masa' nambah lagi sih cuma karena cintrong? iya kan kaka..?

    Lagian kan aku juga gk mau nyalahi lagunya bang iwan.. "aku bukan pilihan".. Begitu lho kaka menurut aku..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau yang begitu sih, diam itu bisa ditebak kan
      hehe

      Hapus
  5. koq kayaknya mbak admin sedang galau sih
    sampai ngopi pahit segala

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya begitu mas. Tapi ngopi pahit bisa juga kalau lagi kehabisan gula mas. Tapi entahlah. Hanya mbak maya yang tau.

      Hapus
    2. bukan galau emang sukanya kopi pahit hehe

      Hapus
  6. kalau kata radja kan kudu dipaksa bicara jujur,ini buktinya:
    jujurlah padaku,bila kau tak lagi cinta
    lupakanlah aku bila tak ingin bersama
    jauhi diriku lupakanlah aku selamanya....

    kata mbak admin enggak perlu memaksa,trs mana yg saya pilih coba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kok banyak yg komen nyanyi ya .. Apa saya harus nyanyi juga ini mas yanto? :D

      Hapus
    2. Ayo nyanyi juga mas biar rame, tapi topiknya tentang kejujuran lho mas, haha..

      Hapus
    3. wah, lagu jadul nih. .
      nostalgia ma-men

      Hapus
    4. saya pilih menikmati lagunya sambil menikmati kopi pahit hehe

      Hapus
  7. hemm, ramaikan. bun maya, lagi galau ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak galau melemaskan jari saja

      Hapus
  8. terkadang berbohong itu di perbolehkan.
    tapi kalau keseringan dan menjadi kebiasaan bahaya juga

    BalasHapus
  9. suatu saat kebohongan akan terkalahkan dengan kejujuran iya mb, :)

    BalasHapus
  10. ini tulisannya kena banget di aku...
    Berdasarkan pengalamanku sih, ya Allah punya caraNya sendiri untuk mengungkap kebenaran. Tapi ada yang namanya white lies tuh mbak :D berbohong demi kebaikan... hehe berbohong saat nyawa terancam..

    BalasHapus
  11. jujur itu berat tapi memberi manfaat dan barokah untuknya dan orang lain, tapi... ya itulah sulit mencari orang yang jujur :D

    BalasHapus
  12. Dan sekali aa kebohongan, ada kebohongan2 lanjutan yang akan kita temui

    BalasHapus
  13. Sebuah motivasi untuk selalu menjunjung tinggi kejujuran dalam berhubungan antar manusia. Karena kejujuran merupakan langkah awal kelanggengan suatu hubungan. Suami Istri Misalnya.. Kalau Jomblo ya jujur aja...

    BalasHapus
  14. jujur itu penting dan luar biasa, tapi ketika orang memilih untuk diam sebaiknya kita hargai pilihannya

    BalasHapus

Terima kasih untuk kehadirannya di blog Maya salam hangat dan persahabatan selalu