Rabu, 28 November 2018

Aku Pergi Karena Sudah Takdirku

12 comments

Hai kamu
Bila nanti aku pergi lebih dulu darimu
Semoga kau mampu mengingatku sebagai seorang yang pernah hadir dalam kehidupanmu
Dan
Semoga kau juga ingat bahwa aku seorang yang tak pernah jemu untuk terus mencintaimu

Ya kamu
Sadarilah bahwa aku adalah insan yang terlalu tulus mencintaimu
Meskipun, pada akhirnya kau tak pernah membalas cinta tulusku

Kamu mungkin juga harus tahu
Bila suatu hari nanti, di saat aku telah pergi 'tuk selamanya
Sadarilah bahwa akulah orang yang terus mengasihimu walau tak pernah mendapat perhatian dan kasih darimu

Kini aku pergi
Bukan karena keinginanku

Tapi,

Aku pergi karena sudah takdirku
Aku yang hanya bisa mencintaimu
Aku yang hanya bisa memilihmu untuk dirindukan

Dan,

Aku yang tak mungkin untuk memilikimu
Aku yang bukan menjadi pilihanmu

Aku pergi
Selamat tinggal cintaku
Andai saja kepergianku ini mampu membuatmu mengerti bahwa aku sangat mencintaimu
Itu adalah kebahagiaan bagiku
Tapi manalah mungkin kebahagiaan itu kumiliki, karena kau tak akan pernah mengerti

Dan

Semoga kepergianku ini mampu membuatmu memahami
Betapa sakitnya mencintai seseorang yang tak mungkin untuk dimiliki

Aku pergi sayang
Iringi kepergianku dengan doa terbaikmu
Dan
Kan Ku Simpan saja air mata kesedihan ini
Yang kuinginkan darimu, tersenyumlah karena kau bahagia dengan takdir ini


keterangan gambar : dokumen pribadi pemanis post

If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It

12 komentar:

  1. kenapa sebegitu nelangsanya engkau menulis puisi ini seolah tak ada aku yang setia menunggumu disini atuh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gombalan Amatir mang haha

      Hapus
    2. Mang Lembu senior atuh

      menunggu diblog aje hehehe

      Hapus
  2. lebih baik mencari cinta yang lain :)

    BalasHapus
  3. Jika kita ditakdirkan untuk pergi dari kehidupannya, kenapa kita harus memikirkannya lagi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan tak menerima takdir, hanya sulit menghapusnya dalam ingatan
      hehe

      Hapus
  4. aih... sedihnya gak bisa bersama

    BalasHapus

Terima kasih untuk kehadirannya di blog Maya salam hangat dan persahabatan selalu