Rabu, 11 Maret 2026

Kata Kata Tentang Ilmu Menjadi Motivasi Dalam Menimba Ilmu Dalam Agama Islam

Leave a Comment
Kali ini Blog Jejak Maya akan membagikan Kata Kata Tentang Ilmu Menjadi Motivasi Dalam Menimba Ilmu Dalam Agama Islam. Menimba ilmu sudah menjadi kewajiban bagi siapapun tanpa terkecuali.

Hukum menuntut atau menimba ilmu agama dalam Islam adalah wajib (fardhu) bagi setiap individu muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Kewajiban ini terbagi menjadi fardhu 'ain (wajib bagi setiap orang untuk ibadah dasar) dan fardhu kifayah (wajib kelompok/mendalam), bertujuan membekali umat agar bisa membedakan yang haq dan bathil serta menunaikan ibadah dengan benar. 

Tak dipungkiri kadang ada yang butuh penyemangat. Baik langsung maupun tak langsung bahkan ada juga mencari penyemangat dalam bentuk tulisan - tulisan. Nah, jika demikian mungkin dari kata kata di bawah ini ada yang bisa jadi motivasi, silahkan di comot saja. Kata kata ini aku ambil dari berbagai sumber Masyaallah luar biasanya kata kata di bawah ini. Mari kita doakan siapa pun orangnya akan mendapatkan balasan terbaik dari Allah Subhanahu Wata'alla aamiin. Yuk kita cek selamat membaca ya ..
 Tetap sehat tetap semangat karena Allah,  aamiin. 




"Memandang wajah orang berilmu adalah ibadah dan cahaya pada pandangan serta cahaya di hati".
[Sayyidina 'aly Karromallahu wajhha Suami dari Fatimah az-Zahra dan ayah dari Hasan dan Husein.]

[Disampaikan oleh : - KH. Maimoe Zubair Sarang-Rembang]

===☆☆☆===

Ada 3 tahapan dalam menuntut ilmu dari Umar Bin Khattab :

“Ilmu ada tiga tahapan. Jika seorang memasuki tahapan pertama, ia akan sombong. Jika ia memasuki tahapan kedua ia akan tawadhu’. Dan jika ia memasuki tahapan ketiga ia akan merasa dirinya tidak ada apa-apanya”

===☆☆☆===

Adab sebelum ilmu adalah tentang prioritas. Tidak ada pemisah diantara keduanya. Jika suatu hari adab kita belum sempurna, teruslah kejar ilmunya. Hingga ilmu membawa kita pada adab yang jauh lebih indah. Indah perilakunya juga tutur katanya. Sebab ilmu akan menyempurnakan adab manusia.

===☆☆☆===


Hidup ini nggak jelas, yang jelas hanya Allah SWT , Kalau menurut ilmu tasawuf kembalilah ke Allah, berteman orang kecil ya karena perintah Allah, kalau karena perintah Allah pasti inginnya memuliakan, berteman orang besar juga karena perintah Allah, supaya nggak hasut.

[- Dawuh Gus Ba -]

===☆☆☆===

Seorang santri bertanya kepada gurunya:

“Kenapa kita harus belajar ilmu agama begitu lama?”

Sang guru menjawab:

“Karena hidup ini panjang dan penuh ujian.

Tanpa ilmu, seseorang tidak tahu
mana yang benar
dan mana yang menyesatkan.”


===☆☆☆===

Seorang santri bertanya:

“Bagaimana cara mengetahui
bahwa ilmu seseorang bermanfaat?”

Gurunya menjawab:

“Lihatlah akhlaknya.

Jika semakin berilmu
ia semakin rendah hati,

maka itu tanda ilmu yang diberkahi.”

===☆☆☆===

“Jika engkau bukan anak raja dan bukan pula anak ulama besar, maka jadilah penulis.”

Maknanya :
Tinggalkan karya atau ilmu agar bermanfaat bagi generasi setelah kita.

===☆☆☆===

Seorang santri bertanya kepada gurunya:

“Kenapa adab selalu diajarkan sebelum ilmu?”

Sang guru menjawab:

“Karena ilmu tanpa adab
sering melahirkan kesombongan.

Sedangkan adab
akan menjaga ilmu tetap bercahaya.”

===☆☆☆===

Seorang santri berkata kepada gurunya:

“Saya merasa ilmu ini sulit dipahami.”

Sang guru tersenyum dan berkata:

“Ilmu memang tidak selalu mudah.

Tapi kesulitan dalam belajar
adalah bagian dari keberkahan ilmu.”

===☆☆☆===

Imam Ahmad bin Hanbali berkata:

العلاقة الجيدة مع المعلم هي الباب الرئيسي لفتح البراكة والفهم هي العلم

Artinya: "Hubungan yang baik dengan guru adalah pintu utama untuk membuka keberkahan dan pemahaman terhadap ilmu".

"Tidak ada hubungan yang lebih di cintai dan di ridhoi oleh Allah, Selain hubungan antara Guru dan Murid".

===☆☆☆===

"Barang siapa yang mengamalkan ilmu yang telah ia ketahui, maka Allah akan mewariskan kepadanya ilmu yang belum ia ketahui."

وَمَنْ عَمِلَ بِمَا عَلِمَ أَوْرَثَهُ اللَّهُ تَعَالَى عِلْمَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

[— Mawaidz Fil Ahadits Al-Qudsiyyah; Imam Ghazali ~]

===☆☆☆===

“Diantara ciri khas pendidikan pesantren ialah ilmu itu jangan hanya sampai di kepala (otak) saja, namun masuk ke dalam hati juga.”

[~ Syaikhuna Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, Lc., M.A. ~]

===☆☆☆===

Keberkahan ulama' tidak terletak pada potret, tetapi pada ilmu yang di ajarkan dan do'a yang di panjatkan.
Adapun gambar, ia pada dasarnya hanyalah sarana bukan tujuan. 
Fungsinya harusnya kembali kepada dua hal;
1. Agar seseorang dapat mengenal sang ulama', 
2. Lalu dari pengenalan itu mengalirlah kebermanfaatan berupa ilmu, dan do'a🕊.

١٥ رمضان ١٤٤٧ هجرية

===☆☆☆===

ولقد صدق ابن مسعود رضی الله عنه حیث قال أنتم الیوم فی زمان الھوی فیه تابع العلم وسیأتی علیکم زمان یکون العلم فیه تابعأ الھوی

Dan sungguh benar apa yang dikatakan oleh IBNU MAS'UD RA "kalian sekarang berada di zaman dimana hawa nafsu mengikuti ilmu dan akan datang suatu zaman dimana ilmu yang mengikuti hawa nafsu".

 ۱/۸۰ إحیاء علوم الدین

===☆☆☆===

Imam Ibnu Al-Qoyyim Al-Jauziyah berkata:

[ الكمال ينال بالعلم ]

"Kemuliaan Bisa diraih dengan ilmu"

===☆☆☆===


Ilmu tanpa adab hanyalah kebisingan yang kosong. Jangan mengaku paham jika cara menghargai ajaran masih kalah oleh ego karena sejatinya, nilai sebuah keyakinan terpancar dari sikap, bukan sekadar narasi yang dipaksakan.

===☆☆☆===

وإن يقدم مشعربه كفي....كالعلم نعم المقتن والمكتنفي

"Sudah menjadi rahasia umum bahwa aset terbaik manusia adalah ilmu"

~الفية ابن مالك~

===☆☆☆===

Menuntut ilmu adalah proses dari memperbaiki diri, bukan kompetisi.
Ilmu bisa berkah ketika kita amalkan, bukan dibanggakan.


===☆☆☆===

لم يدفع عنه الفقرَ قليلُ المال، لم يُحصِّل له الغنى كثيرهُ. كذلك من لم ينتفع بقليل العلم، فهو من الانتفاع بكثيره أبعد.

“Jika harta yang sedikit tidak dapat menghilangkan kemiskinan seseorang, maka harta yang banyakpun tidak akan mencukupi baginya. Demikian pula seseorang yang tidak dapat memanfaatkan ilmu yang sedikit, maka ia tidak dapat pula memanfaatkan ilmu yang banyak.“

===☆☆☆===

اتق الله في طلب العلم.

Bertaqwalah kepada Allah dalam menuntut ilmu


===☆☆☆===

"jangan pernah merasa cukup dengan mengaji lewat live atau postingan di media sosial, meskipun itu sudah baik. Akan tetapi yang lebih baik, kita harus menyempatkan diri untuk hadir di majlis ilmu dan menyaksikan para ulama secara langsung"

[ - kh.Muhammad najih maimun - ]


===☆☆☆===

> *`||PENAFASTER✍🏻`*

Jika majlis ilmu adalah kompas yang menunjukkan arah jalan pulang, maka sholawat adalah energi dan bekal keberkahan yang memastikan kita tidak akan lelah dalam perjalanan.
- *`Tidak semua paham perjuangan santri.`*
Bangun sebelum subuh, ngaji sampai larut.
Tapi setiap langkahnya penuh doa dan keberkahan.

> *`|| 'NIKMATILAH KESANTRIANMU' ||*


===☆☆☆===

Di hadapan para guru, kita belajar bukan hanya ilmu, tetapi adab, tawadhu’, dan makna perjuangan.
Semoga Allah panjangkan umur mereka dalam kebaikan dan jadikan kami santri yang istiqamah dalam khidmah.


===☆☆☆===


وَإِنْ تُرِدْ بَعْضَ الَّذِى مِنْهُ بُـــنِى ۝ تُـضِفْ إِلَيْهِ مِثْلَ بَعْضٍ بَـــيِّنْ

“Bila kau menginginkan sebagian ilmu melekat dalam sanubari, maka pusatkanlah pikiranmu dalam satu tujuan (pelajaran) dan sandarkanlah hatimu selalu pada Allah, sebagaimana para Kyai yang telah mampu mengantongi berbagai ilmu dengan ketekunannya”.

===☆☆☆===

Pejuang santri adalah kawah candradimuka pembentukan karakter, tempat di mana kesederhanaan, disiplin, dan ilmu agama bersatu membentuk insan mulia. Pesantren mengajarkan bahwa kesabaran adalah kunci, adab lebih tinggi daripada ilmu, dan persaudaraan santri adalah keluarga sejati 😍🤗💪

===☆☆☆===

. ليس الحنين إلى الجدران،
بل إلى الأيام التي كبرت فيها أرواحنا بالعلم.

Bukan rindu pada dinding-dinding,
melainkan pada hari-hari saat jiwa kami tumbuh bersama ilmu.

===☆☆☆===

لقاءُ الناسِ ليس يفيدُ شيئًا
 سوى الهَذَيَانِ من قِيلٍ وقَالِ

Berjumpa banyak orang takkan memberimu faedah kecuali hanya dua perkara, yaitu perkataan dan omongan.

 فأَقلِل من لقاءِ الناس إلا
 لأَخذِ العلم أو إصلاحِ حالِ

Sedikit kanlah berjumpa dengan orang-orang kecuali untuk ambil ilmu dan memperbaiki diri. 

قيمة الزمن | العلامة عبد الفتاح أبو غدة📖

===☆☆☆===

Cinta dunia yang timbul dari kakek-kakek. Abu bakar Al-Maraghi berkata: "Orang yang cerdas adalah orang yang bisa mengatur urusan dunia dengan cara Qana'ah serta menunda-nunda (urusan dunia mendahulukan urusan akhirat) Dan dia bisa mengatur urusan akhirat dengan cara ambisi beribadah dan tergesa-gesa, serta bisa mengatur urusan agama dengan ilmu dan berusaha sungguh-sungguh."

===☆☆☆===

Imam Syafi'i:
"Barangsiapa yang tidak mencintai ilmu, maka tidak ada kebaikan di dalam dirinya." 
Beliau menekankan bahawa ilmu adalah cahaya yang menuntun seseorang keluar dari kegelapan jahiliah.

===☆☆☆===

Berangkat dari sini :

مَا حَوَى العِلْمَ جَمِيعًا أَحَدٌ *** لَا وَلَوْ مَارَسَهُ أَلْفَ سَنَةْ
إِنَّمَا العِلْمُ كَبَحْرٍ زَاخِرٍ *** فَاتَّخِذْ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ أَحْسَنَهْ

“Tak seorang pun mampu menguasai seluruh ilmu, meskipun ia mengusahakannya selama seribu tahun.
Sesungguhnya ilmu itu bagaikan lautan yang sangat dalam, maka ambillah darinya yang terbaiknya.”

===☆☆☆===

> لا تطلب العلم رياء، ولا تتركه حياء

"Janganlah engkau menuntut ilmu karena riya dan jangan pula engkau meninggalkannya karena rasa malu."

> Hilyatul Auliya’, 10/53


===☆☆☆===


Orang yang tawadhu' atau rendah hati dalam menuntut ilmu adalah yang paling banyak ilmunya, sebagaimana tempat yang rendah adalah bagian bumi yang paling banyak menampung air"

 [Ibnu Mu'taz rahimahullah]

الْمُتَوَاضِعُ فِي طَلَبِ الْعِلْمِ أَكْثَرُهُمْ عِلْمًا كَمَا أَنَّ الْمَكَانَ الْمُنْخَفِضَ أَكْثَرُ الْبِقَاعِ مَاءً (الآداب الشَّرعية ٢٥/٢)

===☆☆☆===

بالعلم تجذب العقول
 و لأخلاق تجذب القلوب

"Dengan ilmu, logika menjadi tajam,
Dan dengan akhlaq hati menjadi lembut."

===☆☆☆===

Kata Sayyidina Ali Ra
“Hartamu engkau yang menjaganya, sedangkan ilmu menjaga dirimu.”
Ilmu menjaga kita dari dosa. Ilmu menjaga kita dari maksiat. Ilmu menjaga kita dari salah langkah.

Dan di atas semua itu, Allah menjaga kita. Saat kita tidur, siapa yang menjaga dari bahaya yang tak terlihat? Siapa yang menjaga dari makhluk kecil yang bisa saja membinasakan? 
Itu semua penjagaan Allah.

===☆☆☆===

Ilmu itu tidak ramah bagi yang manja proses.

Ia meminta waktu yang lama.
Sabar yang hampir tak masuk akal.
Dan biaya yang tak sedikit.

===☆☆☆===

اتَّهِمْ نَفْسَكَ، تَنْجَحْ بِإِذْنِ اللَّهِ

- Tuduhlah dirimu sendiri, niscaya engkau akan berhasil dengan izin Allah.
Nasihat ini mengajarkan kita untuk terus mengoreksi diri. Tidak merasa niat sudah ikhlas. Tidak merasa amal sudah baik. Tidak merasa ilmu sudah cukup. 
Ketika seseorang menuduh niatnya, ia akan memperbaikinya. Ketika ia menuduh amalnya, ia akan menyempurnakannya. Ketika ia menuduh ilmunya, ia akan terus belajar. Dan ketika ia menuduh akhlaknya, ia akan melatih dirinya menjadi lebih baik.
- Orang baik itu tidak dilihat dari 
ibadahnya, tidak juga dilihat dari banyaknya ilmu, tapi dilihat dari cara memuliakan orang lain. 

  حَبْل مِّنَ اللهِ حَبْل مِّنَ النَّاسِ

===☆☆☆===

 Menuntut ilmu memang melelahkan, akan tetapi disitulah kenyamanan.
Jangan berhenti belajar, wahai pemuda, karena ilmu adalah cahaya yang makin terang saat kau kejar dan tak pernah merugikan pemiliknya. Di usia yang penuh tenaga, jadikan ia bekal, sebab ketika waktu melemahkan raga, ilmu tetap menjadi penopang dan penuntun hidupmu. Dengan ilmu kau kokoh menghadapi cobaan, mampu membedakan yang hak dan batil, serta menjadi penerang bukan hanya bagi dirimu, tetapi juga bagi sekelilingmu.

- santri official -

===☆☆☆===

Dalam perjalanan menuntut Ilmu, kegagalan seorang santri sering kali bukan karena ia kurang pintar
Tetapi ia kurang mampu menahan getirnya pahitnya didikan Guru dan kerasnya tempaannya
Justru disitulah letak keberkahan dan kemuliaan Ilmu

ومن لم يذق مر التعلم ساعة تجرع ذل الجهل طول حياته

 "Barangsiapa tidak mau merasakan pahitnya belajar ia akan merasakan pahitnya kebodohan"

===☆☆☆===

Kata ustaz, kita ini mengaji biar sampai tahap kita rasa kita tak pandai. Jangan pula kita mengaji sampai merasa kita pandai. Bila kita mengaji sampai rasa kita ini sudah mengerti, sebenarnya kita tak mengerti benar-benar lagi. Sebaliknya bila kita mengaji sampai kita rasa kita tak mengerti, maka itulah kepandaian yang sebenar, itulah manfaat ilmu yang mana, ilmu ini semakin kita belajar semakin kita rasa kita jahil.

===☆☆☆===























If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih untuk kehadirannya di blog Maya salam hangat dan persahabatan selalu