Penyebab Rasa Sakit dan Penderitaan adalah karena tidak ridha, tidak ikhlas.
Baca yuk sambil menunggu saat buka puasa
Seorang muridnya bertanya : “jika ketentuan Allah adalah yang terbaik, mengapa terkadang terasa berat dan menyakitkan?”
Beliau menjawab :
“سبب الألم بقضاء الله هو عدم الرضى”
مع الرضى يهون علينا الألم، لأنا نعلم أن الألم لمصلحتنا، مثال : عمليّة طبّية، الناس الذي تعمل عليها عملية طبية يخاف ولكن تطمئن قلبه لأنه يعرف أن العملية لمصلحته.
Penyebab rasa sakit tersebut karena tidak adanya keridhoan,
Dengan ridho, penderitaan kan terasa lebih ringan.
Karena ia tau bahwa dibalik rasa sakit ada kemanfaatan dan kebaikan, contoh : sebuah operasi, mereka yang diharuskan operasi karena sakit, akan merasa takut, namun sekaligus merasa tenang karena mereka tau operasi tersebut untuk kebaikan mereka, semisal agar lebih sehat atau agar penyakitnya terangkat.
يرضى بالألم = مقابله مصلحة وفرح.
قال الله تعالى في كتابه الكريم : إِنَّ مَعَ ٱلۡعُسۡرِ يُسۡرٗا (٦)
Ash-Sharh [6-6]
Penerimaan atas ujian atau rasa sakit = penerimaan atas kebaikan dan kebahagiaan jangka panjang.
Sebagaimana firman Allah :
“Sesungguhnya dibalik kesulitan itu ada kemudahan.”
والألم في الحياة حاصل وموجود، لان الحياة دار الإبتلاء.
“Dan Rasa perih adalah bagian yang niscaya dari hidup, sebab hidup ini memang ladang ujian.”
فبالرضى، ستهدأ القلب عند البلاء، وتطمئنُّ النفوسُ حين تُسَلِّمُ أمرَها لله، لانها تعرف بأن وراء كل شيء لم يكتمل، خير أراده الله لك.
Maka dengan keridaan, hati kan mereda dalam badai cobaan, dan jiwa damai saat berserah kepada Allah; sebab ia percaya, dibalik segala yang tak tuntas dan tak tergapai, tersimpan kebaikan yang Allah pilihkan bagimu.
✍🏻 Zahro Yahya J.
𓂃 ࣪˖ 𝐀𝐬𝐤𝐚𝐫𝐚 𝐃𝐚𝐤𝐰𝐚𝐡 ˖ ࣪𓂃
Masyaallah
Penyebab Rasa Sakit dan Penderitaan adalah karena tidak ridha, tidak ikhlas.









0 komentar:
Posting Komentar
Terima kasih untuk kehadirannya di blog Maya salam hangat dan persahabatan selalu