H-20 menuju Ramadan. Kita sedang berada di fase penting yang disebut dalam kitab Lathaif al-Ma’arif. Ibnu Rajab al-Hanbali mengutip kata-kata Tabi'in senior, Salamah bin Kuhail, yang menyebut bulan Sya'ban ini sebagai Syahrul Qurra’ (Bulannya Para Pembaca Quran).
Bukan cuma istilah, memang begitu kebiasaan orang-orang saleh terdahulu. Sahabat Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu bercerita, begitu masuk Sya'ban, umat Islam langsung sibuk memeluk serta membaca mushaf mereka (ankabba 'ala mashahifihim). Pada waktu ini, mereka rajin mengeluarkan zakat agar saudara yang kurang mampu memiliki bekal untuk Ramadan.
Lebih keren lagi kisah Amr bin Qais al-Mula'i. Beliau sampai rela menutup tokonya saat masuk bulan Sya'ban! Beliau memilih mengosongkan waktu (tafarragh) hanya untuk fokus membaca Quran. Intinya, mereka sudah "pemanasan" dari sekarang.
Abu Bakr al-Balkhi punya gambaran menarik mengenai hal ini:
"Rajab itu waktu menanam benih, Sya’ban itu waktu menyiram tanaman (saqyuz zar’i), serta Ramadan itu waktu memanen."
Jadi, jangan sampai kita baru sibuk buka Quran saat hari pertama puasa. Mumpung masih ada waktu, yuk perbaiki kualitas bacaan kita mulai sekarang.
Supaya persiapan mengajinya semakin maksimal serta bacaannya benar, yuk gabung Kelas Tahsin Reguler QuranBest.
Insyaallah kelas mulai tanggal 6 Februari ini.
Belajarnya dijamin nyaman karena: Kelas ikhwan juga akhwat dipisah. Kuota dibatasi maksimal 15 orang, sehingga guru bisa fokus menyimak bacaanmu. Ada bimbingan rutin tiap pekan. Masuk grup WA eksklusif untuk diskusi serta tanya jawab sepuasnya.
Baca di https://qbest.id/app697a80eb716c8
Dapatkan artikel menarik lainnya di QuranBest - Aplikasi Al Quran Digital terbaik.









0 komentar:
Posting Komentar
Terima kasih untuk kehadirannya di blog Maya salam hangat dan persahabatan selalu